TEORI PEMPROSESAN INFORMASI BANTUAN MEDIA

TEORI PEMPROSESAN INFORMASI BANTUAN MEDIA

      Dalam suatu proses pembelajaran, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran.  Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pembelajaran, jenis tugas dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah pembelajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh tenaga pendidik

      Hakikat dari proses belajar mengajar adalah proses komunikasi yaitu penyampaian informasi dari sumber informasi melalui media tertentu kepada penerima informasi. Berdasarkan hal tersebut, salah satu faktor kegagalan pembelajaran adalah adanya berbagai jenis hambatan dalan proses komunikasi antara peserta didik dan tenaga pendidik. Berbagai hambatan ini dapat berupa hambatan fisiologis, psikologis, kultural dan lingkungan. Keempat jenis hambatan itu, baik yang berasal dari Tenaga pendidik maupun peserta didik, membuat komunikasi belajar mengajar tidak berjalan secara efektif dan efisien. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan penggunaan media pembelajaran, termasuk diantaranya teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan penggunaan komputer sebagai media interaktif. Diharapkan dengan pemanfaatan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat, serta perhatian peserta didik sedemikan rupa sehingga proses pembelajaran dapat terjadi.

      Para peneliti menemukan bahwa ada berbagai cara peserta didik dalam memproses informasi yang bersifat unik. Sebagian lebih mudah memproses informasi visual, sebain lain lebih mudah kalau ada suara (auditorial), dan sebagian lain akan memahami dengan mudah atau lebih baik jika melakukannya dengan sentuhan/praktek (kinestetik). Efektifitas belajar sangat dipengaruhi gaya belajar dan bagaimana cara belajar belajar. Bobbi DePorter mengatakan : 10% informasi diserap dari apa yang kita baca, 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita lihat, 50% dari apa yang kita lihat dan dengar, 70% dari apa yang kita katakan, 90% dari apa yang kita katakan dan lakukan.
Bersesuaian dengan hal-hal tersebut di atas komputer memenuhi persyaratan persyaratan sebagai media karena terkait dengan atau adanya kemampuan yang terkait dengan :
(1) video,
(2) audio,
(3) teks,
(4) grafik dan
(5) animasi



Permasalahan :
1. Mengapa pada proses pembelajaran unsur yang penting yaitu metode mengajar dan media pembelajaran?
2. Apakah semua media pembajaran dapat digunakan untuk memperoleh informasi?
3. Disebutkan bahwa media visual lebih mudah untuk memperoleh informasi, mengapa media visual tersebut dapat lebih mudah untuk memperoleh informasi, apa kelebihan yang dimilikinya?


Komentar

  1. Saya akan menjawab pertanyaan pertama yaitu Mengapa pada proses pembelajaran unsur yang penting yaitu metode mengajar dan media pembelajaran?
    Jawabannya;
    Karena mengajar dan media adalah 2 hal yang saling berkesinambungan dan berkaitan satu sama lain. Dan dengan mengajar maka akan menimbulkan suatu stimulus yang akan merangsang respon dari siswa siswa tersebut. Dan untuk menunjang terbentuknya suatu hubungan yang efektif dan timbal balik antara stimulus dan respon tersebut maka dibutuhkan media pembelajaran yang bisa digunakan untuk mempermudah proses pembelajaran.. Sehingga pembelajaran akan efektif dan efisien

    BalasHapus
  2. Saya mencoba menjawab permasalah nomor 2.

    Menurut saya, iya, semua media pembelajaran dapat digunakan untuk memperoleh informasi. Karena menurut Schramm "media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran". Dari definisinya saja, sesuatu dikatakan sebagai media pembelajaran sudah tentu membawa informasi.

    BalasHapus
  3. Saya akan menjawab pertanyaan nomor 3

    Dengan menggunakan media audio visual diharapkan mampu menyajikan isi tema kepada anak akan semakin lengkap dan optimal. Selain itu, media ini dalam batas-batas tertentu dapat menggantikan tugas dan peran guru. Dalam hal ini tidak selalu tergantung pada guru dalam menyampaikan materi karena penyajian materi bisa digantikan melalui media. Peran guru bisa beralih menjadi fasilitator belajar, yaitu memberi kemudahan bagi anak untuk belajar. Contoh dari media audio visual diantaranya LCD dan televisi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LANDASAN TEORITIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PRESENTASI MULTIMEDIA HASIL PENGEMBANGAN